Selasa, 08 Mei 2018

Oppoki, Putin jadi presiden Rusia lagi

Siapa yang tak mengenal Vladimir Putin. Presiden Rusia terpilih ini dikenal dengan ketegasan dan instink politik yang memukau banyak pihak dalam memimpin pemerintahan di negaranya. Bukan hanya di negerinya, tapi ketauladanan kepemimpinan Sang Presiden juga menarik perhatian internasional, tak terkecuali di negeri kita, Indonesia tercinta.


Senin, 7 mei 2018. Putin resmi dilantik menjadi Presiden Rusia untuk masa bakti 2018-2024, setelah memenangi pemilu pemilihan presiden Rusia pada 18 maret 2018. Bagi Putin, masa bakti sekarang ini adalah periode keempatnya terpilih sebagai Presiden.

Putin memulai jabatannya sebagai presiden pada periode 2000 - 2004, kemudian berlanjut pada 2004 - 2008. Pada masa ini, masa jabatan presiden Rusia hanya empat tahun tiap sekali periode dan presiden hanya bisa menjabat dua periode berturut-turut. Pada pemilihan presiden 2008-2012, putin tidak bisa  mencalonkan diri menjadi calon presiden, namun Putin dengan dengan reputasi dan citra positif yang dimilikinya, akhirnya diangkat jadi perdana menteri.

Pada tahun yang sama, parlemen Rusia mengubah aturan tentang masa jabatan presiden, dari empat tahun menjadi enam tahun setiap periodenya, dan dapat dipilih kembali untuk periode berikutnya. Aturan ini mulai dibelakukan pada pilpres 2012.

Pada pilpres 2012, Putin memenangi pilpres untuk masa bakti 2012-2018, setela unggul telak dari kompetitornya. Ini merupakan periode ketiga bagi putin sebagai kepala negara Rusia.

Banyak pengamat mengatakan 2018 merupakan akhir era kejayaan politik putin. Meningkatnya sentimen politik oposisi, melambatnya ekonomi serta terisolirnya Rusia dari komunitas internasional dianggap sebagai penyebab merosotnya elektabilitas Putin. Tapi, Sang Presiden sudah terlanjur "di sayang" rakyatnya, lebih 70 persen rakyat Rusia, masih menganggap Putin layak dijadikan teladan bangsanya. Pada pilpres 2018 yang akan memilih satu dari delapan kandidat presiden Rusia 2018-2024, Putin terpilih kembali mengungguli perolehan suara tujuh kandidat lainnya secara mutlak.

7 mei 2018, waktu setempat. Vladimir Putin, resmi dilantik menjadi presiden di negerinya untuk periode 2018-2024 atau masa bakti keempat bagi dirinya mewakafkan diri buat kemakmuran bangsa dan rakyatnya.

Zabivaka for Putin.

Baca Juga:

tarAda Info:

DAFTAR AGEN PULSA, KUOTA DAN PPOB TERMURAH DAN TERLENGKAP

 
Design by IPNER