Rabu, 09 Mei 2018

Penggunaan obat saat berpuasa

Datangnya bulan suci Ramadan merupakan berkah bagi kaum mukmin di seluruh dunia karena pada bulan ini mereka mendapatkan kewajiban spesial berpuasa dan menjalankan rangkaian ibadah ramadan lainnya sebulan penuh sebagai penguat dan kabar gembira keimanan dan ketakwaan mereka kepada Allah SWT.


Selain berpuasa di bulan suci Ramadan, umat Islam biasanya menjalankan ibadah puasa sunnah di luar bulan Ramadan, seperti puasa tiap hari senin dan Kamis, Puasa Arafah dan puasa-puasa sunnah lainnay sebagaimana telah dicontohkan oleh Rasulullah Muhammad SAW.

Berpuasa, bagi mereka yang dalam kondisi sehat dapat menjaga kebugaran tubuh mereka walau sehari penuh menahan haus dan lapar meski tetap beraktifitas fisik seperti hari-hari lainnya saat tidak berpuasa.

Tetapi bagi mereka yang dalam kondisi sakit yang memerlukan pengobatan dan perawatan kesehatan tetapi tetap komitmen menjalankan ibadah puasa tentu membutuhkan perhatian khusus untuk memaksimalkan pengobatan agar proses penyembuhan tetap berjalan meski berpuasa.

Dikutip dari salah satu materi promosi kesehatan Pelayanan Informasi Obat Puskesmas Caile, ada beberapa yang harus dipahami masyarakat dalam penggunaan obat saat berpuasa, seperti:

1. Bagaimana penggunaan obat saat berpuasa?
Perubahan jadwal waktu minum obat mungkin dapat mempengaruhi efek terapi obat, karena itu perlu kehati-hatian dalam merubah jadwal minum obat. Obat yang diminim 1X1 (satu kali sehari), tidak ada perbedaan saat berpuasa, dapat digunakan saat malam hari atau saat waktu sahur. Sedangkan obat yang digunakan 2X1 (dua kali sehari), disarankan diminum saat sahur dan berbuka puasa.

2. Bagaimana dengan obat yang harus diminum 3 - 4 kali sehari?

  • Mengganti obat bentuk sediaan lepas atau aksi panjang sehingga frekwensi pemakaian bisa dikurangi menjadi sekali atau dua kali sehari, atau diganti dengan obat lain yang masih memiliki efek dan mekanisme sama tetapi memiliki durasi aksi yang lenih panjang, Contohnya Obat Kaptopril (Obat Hipertensi) yang biasanya diminum 2 - 3 kali sehari diganti dengan Lisinopril yang bisa diminum 1 kali sehari.
  • Jika tidak bisa diganti, maka penggunaannya adalah dari waktu buka puasa hingga sahur, yang sebaiknya dibagi dalam rentang waktu yang sama. Contohnya : Rentang waktu meminum obat 3X1 (tiga kali sehari) yaitu pertama, pada pukul 18.00 (saat berbuka). Kedua, pukul 11.00 (menjelang/tengah malam). Ketiga, pukul 04.00 (saat sahur). Bila obat harus diminum 4x1 maka rentang waktunya sebagai berikut, Pertama pukul 18.00 (saat berbuka), Kedua, pukul 22.00, Ketiga, pukul 01.00 dan Keempat, pukul 04.00.

3. Tidak Semua penggunaan obat membatalkan puasa
Sesuai dengan kesepakatan ahli medis dan agama pada seminar medis-religius di Maroko pada tahun 1997 yang bertema "An Islamic view of certain contemporery medical issues" ada beberapa penggunaan obat yang tidak membatalkan puasa, antara lain seperti:

  • Obat yang diabsorpsi melalui kulit
  • Obat yang diselipkan di bawah lidah (seperti Nitrogliserin untuk angina pectoris)
  • Obat-obat yang disuntikkan melalui kulit, otot, sendi, dan vena, kecuali pemberian makanan melalui intravena
  • Obat tetes mata atau telinga
  • Obat kumur (sejauh tak tertelan)
  • Pemberian gas oksigen dan anastesi
  • Obat yang digunakan melalui vagina, seperti suppositoria

4. Bagaimana dengan penggunaan obat sebelum dan sesudah makan?

  • Jika diminta sebelum makan berarti sekitar 30 menit sebelum makan, obat bisa diminum saat sahur (30 menit sebelum makan) atau saat berbuka (30 menit sebelum makan)
  • Setelah makan artinya kondisi lambung berisi makanan. Kira-kira 5-10 menit setelah makan besar.
  • Jika ada obat yang harus diminum tengah malam sesudah makan, naka perut dapat diisi dulu dengan roti atau sedikit nasi sebelum minum obat
Demikianlah hal-hal yang perlu diketahui mengenai penggunaan obat saat berpuasa, Sebaiknya Konsultasikan dengan dokter atau Apoteker Anda, bila mengalami kendala dalam menggunakan obat.



Baca Juga:


Baca Juga:

tarAda Info:

DAFTAR AGEN PULSA, KUOTA DAN PPOB TERMURAH

 
Design by IPNER